4 Tahap Membuat Bonsai Beringin dan Cara Merawatnya

4 Tahap Membuat Bonsai Beringin dan Cara Merawatnya

195
0
BAGIKAN

Tanaman bonsai merupakan miniatur dari tanaman atau pohon besar yang ditempatkan dalam pot kecil sehingga ukurannya pun tidak terlalu besar, bisa juga dikatakan sebagai pohon yang dikerdilkan. Istilah bonsai  berasal dari kata sai yang berarti penanaman dan kata bon yang berarti dilakukan di pot dangkal.

Umumnya tanaman atau pohon bonsai menggunakan pohon berkayu yang memiliki umur puluhan tahun. Dengan seni penanaman seperti ini kamu bisa memiliki miniatur pepohonan yang biasanya ada di kebun atau hutan sebagai hiasan di dalam rumah.

Seni penanaman ini sudah dikenal sejak lama di Jepang

Membuat sebuah miniatur kebun di rumah memang mengasyikkan. Saat kamu pulang kerja atau pulang dari rutinitas sehari-hari, dengan mengunjungi miniatur kebun bonsai yang ada di rumah bisa membuat pikiran lebih segar.

Di samping menyegarkan, dengan adanya kebun di dalam rumah ini, kita bisa menggunakannya sebagai sarana untuk menghilangkan stress.

Di samping bisa menghilangkan stress, dengan memiliki tanaman bonsai di rumah, kamu sudah ikut berpartisipasi dalam mengurangi pemanasan global. Tanaman bonsai bisa menyumbang oksigen, minimal di lingkungan rumah kamu sendiri.

Langkah-Langkah Menanam Bonsai Beringin

Harga bonsai yang sudah jadi memang terbilang mahal. Namun, jika kamu membuat bonsai beringin secara mandiri akan lebih menghemat biaya. Berikut ini adalah cara membuat bonsai beringin dengan beberapa langkah mudah.

1. Persiapan Menanam Bonsai

Sebelum mulai menanam bonsai, kita perlu menyiapkan alat dan bahan-bahannya serta bibit bonsai itu sendiri.

Pertama, siapkan bonggol tanaman yang akan dibentuk menjadi bonsai. Pilihlah yang sudah memiliki bentuk dasar sesuai dengan selera kamu.

Kedua, siapkan pot dan media tanam yang akan digunakan untuk menanam bonsai. Media tanam yang digunakan bisa berupa tanah atau yang lainnya yang memiliki unsur hara yang cukup.

Catatan, untuk media tanam ini sebaiknya yang memiliki unsur hara tidak terlalu banyak. Hal ini dikarenakan pada proses pembentukan batang bonsai beringin, tanaman tidak boleh mendapatkan nutrisi makanan yang berlebihan.

Contoh media tanam yang memiliki unsur hara yang sedikit yaitu tanah dan sedikit batu kerikil atau batu-batu yang berukuran kecil.

Ketiga, siapkan kawat dan gunting khusus. Kawat dan gunting ini akan digunakan untuk membentuk pola bonsai. Sebaiknya kawat yang digunakan berdiameter sekitar 3 mm sehingga kuat untuk membentuk bonsai.

2. Proses Menanam Bonsai

Setelah alat dan bahan disiapkan, dilanjutkan dengan menanam bonsai pada pot yang telah disediakan sebelumnya.

Pada bagian dasar pot sebaiknya diberi berupa batu bata sebagai pondasi bonggol bonsai beringin. Tujuannya supaya batang bonsai nantinya tumbuh kokoh.

Selanjutnya masukkan media tanam. Sisakan ruang sedikit pada pot bagian atas sekitar 2 cm. Jadi media tanam dimasukkan sampai hampir penuh. Sisa ruang setinggi 2 cm ini akan menjadi tempat air ketika penyiraman sehingga tidak tumpah keluar.

Pastikan bonggol bonsai tidak goyah.

3. Membentuk Pola Bonsai Sesuai dengan Selera

bonsai beringin
bonsai.uteki.net

Untuk membentuk pola bonsai dibutuhkan kawat stainless steel dengan ketebalan sekitar 3 mm. Kawat ini nantinya yang akan membentuk dahan menjadi bentuk pola tertentu.

Bagaimana cara membuat pola yang bagus? Tentu ada caranya.

Untuk mendapatkan pola yang bagus, kamu harus memasang kawat dengan benar. Caranya adalah dengan melilitkan kawat secara melingkar dari pangkal dahan sampai ujung dengan membentuk pola tertentu sesuai dengan selera kamu.

Ingat, jangan sampai dahannya patah. Kamu harus berhati-hati saat memasang kawat pada dahan yang masih muda. Sebaiknya pasang pada dahan yang sudah agak tuaan sehingga risiko patahnya kecil.

Untuk mempermudah melilitkan kawat pada dahan, gunakan bantuan tang sehingga lebih ringan melilitkannya. Hasilnya pun lebih maksimal.

4. Pemupukan Secukupnya

Selama masa tunggu melepaskan kawat pada dahan bonsai sampai benar-benar terbentuk pola, lakukan lah proses pemupukan. Dengan melakukan pemupukan secara teratur, diharapkan bonsai beringin ini akan tumbuh dengan sehat dan tidak kekurangan nutrisi selama masa pertumbuhan dahan.

Pupuk yang diberikan pada bonsai tidak boleh sembarangan.

Jika terjadi kesalahan pemupukan, bonsai akan mengalami masalah seperti batang akan mejadi kurus dan sulit berbunga.

Jenis pupuk yang diberikan kepada bonsai bisa berupa pupuk kandang, pupuk organik atau campuran pupuk kimia. Dari berbagai macam pupuk, yang terbaik memang pupuk alami. Namun, untuk mendapatkan hasil yang maksimal sebaiknya diberikan juga campuran pupuk kimia sedikit saja.

Dengan campuran pupuk kandang dan sedikit pupuk kimia, tanaman bonsai akan mengalami pertumbuhan yang pesat. Akan tetapi, jika ingin aman dalam pemupukan tanpa efek samping, sebaiknya gunakan pupuk kandang saja tanpa ada campuran pupuk kimia.

Pada umumnya, kandungan pupuk yang diperlukan tanaman bonsai adalah yang memiliki kandungan fosfor, nitrogen dan potassium. Kamu bisa mendapatkan pupuk dengan kandungan ini di toko-toko tanaman atau pun toko pertanian.

Cara Merawat Tanaman Bonsai

Setelah bonsai tumbuh dengan bentuk yang sesuai dengan keinginan kita, jangan lupa untuk menjaga bentuknya agar tetap indah. Caranya adalah dengan memangkasnya secara berkala.

Pemangkasan ini hanya dilakukan sebulan sekali saja. Pemangkasan harus dilakukan secara rutin sehingga bentuk bonsai tetap menarik. Hal ini juga diperlukan untuk membasmi hama dan penyakit.

Dengan pemangkasan, bonsai akan mengalami pertumbuhan batang dan tunas baru.

Proses pemangkasan harus dilakukan dengan benar. Dengan cara yang tepat dan benar, tumbuhan bonsai akan tetap sehat. Namun, jika salah dalam pemangkasan bisa mengakibatkan kerusakan seperti daun dan bunga tidak tumbuh lagi.

Jika ujung batang tanaman terpotong akibat pemangkasan, maka tanaman tersebut akan dinilai sebagai bonsai cacat. Cacat yang seperti ini bisa dikategorikan sebagai cacat buatan yang bisa mempengaruhi harga bonsai. Bahkan, tanaman bonsai yang cacat bisa saja tidak laku di pasaran.

Akan tetapi, jika tanaman mengalami cacat secara alami, malah bisa menambah keindahan tanaman sekaligus meningkatkan harga jual tanaman bonsai.

Perlu diketahui, pemangkasan hanya boleh dilakukan pada tanaman bonsai yang sehat saja. Kalau pemangkasan dilakukan pada tanaman bonsai sedang sakit bisa mengakibatkan bonsai semakin sakit parah.

 

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY