Home Pengetahuan Cara Budidaya Jamur Tiram yang Mudah Untuk Pemula

Cara Budidaya Jamur Tiram yang Mudah Untuk Pemula

509
0
SHARE

Jamur merupakan salah satu jenis sayuran yang bisa dibudidayakan. Biasanya, jamur di olah menjadi beragam jenis menu makanan, seperti tiram krispy, atau penambah lezatnya sayur-mayur. Proses dari budidaya jamur itu sendiri bisa dikatakan susah-susah gampang. [cara budidaya jamur tiram]

Jika iklim dari tempat budidaya jamur sedang mendukung, maka akan lebih mungkin mendapatkan hasil panen yang berlimpah. Namun jika tidak, maka sangat mungkin pula terjadi kegagalan. Lebih dari itu, sukses atau tidaknya budidaya jamur tidak hanya dipengaruhi oleh iklim. Jenis bibit, cara penanaman serta perawatan, dll, juga memberi pengaruh tersendiri dalam budidaya jamur. [cara budidaya jamur tiram]

Selain itu, sukses atau tidaknya budidaya jamur juga bisa ditentukan dari bagaimana kamu memahami jenis-jenis jamur dan bagaimana jenis jamur tersebut perlu dirawat. Ya, jamur tentunya memiliki beberapa jenis, dimana setiap jenisnya memiliki karakteristik tersendiri. [cara budidaya jamur tiram]

Nah, salah satu jenis jamur yang sering dibudidayakan dan dijadikan lahan bisnis adalah jamur tiram. Jenis jamur ini dikatakan sebagai jenis jamur yang cukup sulit dalam proses budidayanya. Hal ini mengingat cara pengembangbiakan memerlukan teknik khusus, detail dan bersifat rutin. Dengan demikian, bisa dikatakan budidaya jamur akan terasa sulit bagi para pemula. [cara budidaya jamur tiram]

Namun, ketika kamu sudah memahami teknik tersebut, maka budidaya jamur tiram akan menjadi mudah dikembangkan. Bahkan, jika kamu fokus dalam bidang ini, maka bukan hal yang tidak mungkin, budidaya jamur tiram bisa menjadi salah satu jalan sukses kamu. Meskipun jamur tiram dianggap skala kecil, namun tidak bisa dipungkiri bahwa penggeram jamur tiram tidaklah sedikit, sehingga lagi-lagi, ini bisa menjadi ladang usaha masa depan yang menjanjikan. [cara budidaya jamur tiram]

Dengan demikian, pastikan semua langkah mengenai budidaya jamur tiram kamu pelajari dengan baik. Kamu juga aperlu teliti dalam memilih bibit jamur tiram.

Pastikan bibit yang kamu pilih adalah berkualitas dari petani yang atau instansi yang terpercaya. Jika asal saja memilih bibit, maka hasilnya pasti diluar harapan kamu, mengingat bibit jamur yang jelek akan menmbuat miselium tidak tumbuh dan berkembang sesuai harapan. Nah, untuk mempermudah kamu, berikut cara memilih bibit yang baik dan benar: [cara budidaya jamur tiram]

Cara Berhati-hati Memilih Bibit

  1. Berkonsultasi dengan Petani Jamur Tiram yang Sudah Berhasil
  2. Pastikan Bibit Yang Dipilih Sudah Teruji
  3. Memilih Miselium Yang Tumbuh Merata
  4. Pastikan Bibit Tidak Kadaluarsa
  5. Bibit Yang Teruji

Demikian cara memilih bibit jamur tiram yang tepat. Jika sudah mahir, kamu bisa membuat bibit sendiri yakni bibit murni hingga mendapat F1, untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Adapun cara budidaya jamur tiram bagi pemula, adalah:

1. Pilih Lahan dan Rak serta Kumbung Jamur Tiram

rak-baglog
alamtani.com

Cara pertama yang harus kamu lakukan dalam budidaya jamur tiram, tentunya adalah menyiapkan lahannya terlebih dahulu. Lahan yang dimaksud adalah tempat dimana kamu akan menyimpan rak serta kumbung yang akan menjadi tempat jamur tiram tumbuh dan berkembang. Umumnya, jamur cocok dikembangbiakan pada lahan atau tempat yang gelap dan tidak terlalu terkena sinar matahari secara langsung. [cara budidaya jamur tiram]

Rak dan kumbung jamur itu sendiri merupakan ruangan khusus yang digunakan untuk mengatur temperatur panas dan dinginnya udara. Dengan demikian, udara disekitar lahan jamur akan stabil hingga proses budidaya jamur tirampun akan lebih mudah mengalami perkembangan. [cara budidaya jamur tiram]

2. Pastikan Kamu Sudah Menyiapkan Media Tanam Bagi Jamur Tiram

jamuronline.blogspot.com
jamuronline.blogspot.com

Langkah selanjutnya yang perlu kamu lakukan dalam budidaya jamur tiram adalah dengan menyiapkan media tanam bagi jamur tiram. Media yang dimaksud adalah dengan menyiapkan serbuk bergaji, kapur atau kalsium karbonat, pupuk TSP atau pupuk sejenis yang berkualitas dan pas untuk jamur tiram, gisp, serta plastik. [cara budidaya jamur tiram]

Media ini akan menjadi tempat utama jamur tumbuh dan merambat diantara rak dan kumbung. dengan menggunakan pupuk, serbuk gergaji, dan kalsium karbonat, maka jamur akan tumbuh dan berkembang dengan maksimal. Namun, pastikan dahulu semua media tanam tersebut sudah mengalami proses pengompasan terlebih dahulu. [cara budidaya jamur tiram]

3. Pastikan Media Tanam Aman dari Bakteri dan Jamur

karyapetanijamur.wordpress.com
karyapetanijamur.wordpress.com

Setelah menyiapkan media tanam, tahap selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah dengan memastikan agar media tanam jauh dari bakteri dan jamur. Bisa dikatakan, media tanam ini menjadi faktor utama yang akan sangat mempengaruhi proses perkembangan jamur tiram yang akan kamu budidayakan. [cara budidaya jamur tiram]

Oleh karena itu, kamu perlu sangat teliti dalam mememilih bibit, pupuk, dll. Jika semua media tanam sudah tersedia, maka lakukan pengompasan dan sterilisasi. Proses strerilisasi ini bisa dilakukan dengan mengiri drum dengan air, sarangan, dan tutup drum agar media tidak menguap. Kemudian, tiriskan media tanam selama kurang lebih 1 malam, dan panaskan dengan suhu 90 derajat selama kurang lebih 7-9 jam. [cara budidaya jamur tiram]

Selain menggunakan cara yang tepat dalam proses penanaman jamur tiram, perkembangan jamur tiram juga akan sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya, yang tentu saja perlu diperhatikan bagi kamu yang ingin membudidayakan jamur tiram.

Cara Merawat Jamur Tiram

agennasa.com
agennasa.com

Sebelum meyusun baglog (media tanam jamur), terlebih dahulu untuk membuka cincin dan kertas yang menutup baglog. Diamkan dulu sekitar lima hari sampai satu minggu.

Setelah masa tersebut berlalu, potong ujung baglog agar memiliki ruang pertumbuhan lebih luas. Kemudian diamkan selama 3 hari dan jangan disiram dulu. Cukup dilakukan penyiraman pada lantainya saja.

Penyiraman menggunakan spray dan sebaiknya membentuk kabut, bukan tetesan air. Semakin sempurna pengabutan maka akan semakin baik jamurnya. Lakukan penyiraman 2-3 kali dalam sehari, meyesuaikan suhu dan kelembaban lumbung.

Pengendalian Hama Jamur Tiram

satujam.com
satujam.com

Selain pemeliharaan pada media tanam atau baglog, perlu juga dilakukan pencegahan atau perawatan untuk mengendalikan hama dari penyakit yang bisa saja menyerang jamur tiram. Hama atau penyakit ini dipengaruhi oleh keadaan lingkungan dimana jamur ditanam. Oleh karena itu, tempat budidaya atau area sekitar lumbung harus dibersihkan dengan penyemprotan formalin secara berkala.

Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Budidaya Jamur Tiram  

1. Iklim

Jamur tiram putih biasanya akrab dengan suhu 23-28%, karena dapat menghasilkan miseliym jamur yang berkembang dan merata.

2. Cahaya

Jamur tiram lebih cocok dibudidayakan pada tempat yang gelap, karena jamur hanya membutuhkan cahaya matahari yang bersifat menyebar.

3. PH

Miselium jamur tiram akan sangat cocok dengan PH 6, 8, dan 7. Dengan demikian, kamu perlu memahami dalam pengaturan derajat keasaman PH ini.

4. Kelembaban

Kelembaban udara menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi sukses atau tidaknya budidaya jamur. Untuk hasil maksimal, pastikan kamu membudidayakan jamur pada kelembaban udara 70-85%. [cara budidaya jamur tiram]

Jamur tiram saat ini menjadi salah satu jenis tanaman yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Dengan pemahaman yang dalam akan cara memilih bibit dan membudidayakan jamur tiram, tentu saja kamu bisa menjadikan jamur tiram sebagai usaha yang menjanjikan. [cara budidaya jamur tiram]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here