Home Kerajinan Cara Menjahit Kain Flanel Jenis Tusuk Feston

Cara Menjahit Kain Flanel Jenis Tusuk Feston

3776
0
SHARE
cara menjahit kain flanel

Bagi pemula yang ingin belajar membuat kerajinan tangan dari kain flanel mungkin masih ada yang belum tahu cara menjahit kain flanel dan berbagai macam jenis cara menjahitnya.

Kali ini kita akan membahas cara menjahit kain flanel jenis tusuk menggunakan jarum dan benang. Sebelum masuk pembahasan, marilah kita lihat dulu video berikut ini :

Cara Menjahit Tusuk Feston

Memulai Jahitan

Untuk menggabungkan dua lembar kain flanel, kita perlu menjahitnya. Cara jahit feston ini biasanya digunakan untuk menjahit tepi atau menggabungkan dua lembar kain flanel. Untuk membulai jahitan feston ini diawali dengan memasukkan jarum yang sudah diikat dengan benang ke sisi dalam salah satu kain flanel.

Hal ini dimaksudkan supaya jahitan awal tidak terlihat dari sisi luar sehingga yang berada di sisi luar adalah dekorasi jahitan yang rapi dan bagus.

1. Ingat jahitan biasa ketika menjahit tusuk feston

cara menjahit kain flanel

Tusuk feston berfungsi sebagai dekorasi sekaligus untuk menjahit kain flanel. Dengan membuat jarak yang sama pada jahitan, akan membuat kesan yang bagus pada kain flanel.

Kamu juga bisa mengubah tampilan tusuk vertikal sesuai dengan keinginan kamu. Contohnya, kamu bisa menjahit satu tusuk dengan tepi, kemudian tusuk setelahnya jauh dengan tepi, begitu juga seterusnya.

2. Pilih benang yang kamu suka

 

Pilihlah benang yang sedikit tebal dan memiliki warna yang sesuai dengan kain flanel yang akan kamu jahit. Dengan memilih warna yang sesuai akan menambah dekorasi dan kesan yang indah pada kain flanelnya.

3. Masukkan benang ke dalam jarum dan ikat simpul mati pada ujung benang

728px-sew-blanket-stitch-step-3-version-5

Masukkan benang ke dalam jarum. Untuk anak-anak, akan lebih baik kalau menggunakan benang ganda dan ikat kedua ujungnya menyatu sehingga benang tidak keluar dari jarum.

Namun, jika kamu akan menggunakan satu benang saja, maka biarkan satu ujung benang lebih panjang dari untung lainnya. dan pangkal bennag yang dekat dengan jarun diikat sehingga tidak akan mudah terlepas. Ingat, ujung bebang tetap diikat mati karena nantinya akan difungsikan sebagai pengait pada kain.

4. Pilih arah jahit sesuai selera

728px-sew-blanket-stitch-step-4-version-5

Bisa dari kiri ke kanan atau sebaliknya. Arah jahit bisa kamu tentukan sendiri sesuai dengan kebiasaan kamu dan pilihlah arah yang paling nyaman.

5. Tekan jarum menembus kain dari belakang  ke depan sekitar 1 cm dari tepi

Tekan jarum ke depan . Gunakan jempol kiri untuk menekan kain sehingga jarum akan masuk. Kemudian tarik jarum sampai ujung benang yang sudah disimpul mati, menempel pada kain.

Apabila kamu menjahit satu lapis kain flanel, simpul seharusnya berada di sisi belakang. Sedangkan jika kamu menjahit dua lapis kain, simpul benang harus berada di sisi dalam di antara kedua lapis kain tersebut hingga tidak terlihat. Nantinya setelah kamu selesai menjahit, simpulnya akan berada di dalam  jahitan dan ini akan terlihat lebih rapi.

6. Tarik benang di sekeliling tepi kain dan kembali melalui titik yang sama dengan jahitan pertama tadi

Pada saat memulai menjahit feston, tusuk pertama dan tusuk ulangnya harus berada pada titik yang sama sehingga hasilnya tidak diagonal dan tetap satu garis vertikal.

7. Tusuk jarum harus melalui lingkaran yang kamu buat

Bila kamu menjahit dari arah kiri ke kanan, maka selanjutnya kamu harus menusuk jarum dari kiri ke kanan untuk seluruh tepi selanjutnya. Begitu juga kalau sebaliknya.

Menjahit ke Sekeliling Tepi

Setelah jahitan pertama sudah selesai, dilanjutkan dengan menjahit ke bagian tepi sampai pada ujung.

1. Bergerak sedikit ke kiri dan masukkan jarum ke ujung atas garis.

Benang kemudian akan keluar dari sisi lain kain di ujung bawah kain flanel.

2. Tarik benang melalui lingkaran yang terbentuk

Catatan, lingkaran harus berada di bawah benang yang keluar di atasnya.  Selamat, kamu baru saja menyelesaikan tusuk feston pertama kamu. Lanjutkan dengan bergerak ke kiri dan masukkan jarum di ujung garis atas sekali lagi.

3. Ketika sudah mencapai sudut, tusuk jarum diagonal melalui seberang sudut

Saat mencapai sudut, tusuk jarum dimasukkan ke lubang yang sama dan buat saja lubang di garis diagonalnya.

4. Tarik benang melalui lingkaran seperti feston normal biasa

Tusuk jarum kebawah seperti saat membuat jahitan tepi, tarik melalui lingkaran. Kini kamu sudah menyelesaikan tusuk feston sudut.

5. Tusuk benang secara vertikal ke tepi selanjutnya

Tusuk berikutnya bisa pada lubang yang sama pada sudut dan yang terakhir di tepi sebelumnya. Dengan ini tusuk pada sudut akan lebih kuat. Namun, kamu juga bisa buat tusuk baru pada tepi berikutnya.

Mematikan Jahitan

1. Ulangi tusuk melalui lingkaran hingga di ujung kain.

Ulangi tusuk feston melalui lingkaran sampai di ujung kain. Tusuk feston dibuat normal seperti pada tepi-tepi sebelumnya.

2. Hubungkan tusuk terakhir dengan tusuk pertama

Jika sudah bertemu dengan pangkal jahitan pertama, sekarang hubungkan tusuk terakhir dengan tusuk pertama. Lakukan dengan rapih, sehingga jahitan tidak akan terlihat ganda.

3. Tusukan benang melalui bagian atas tusuk pertama dan buat simpul di belakang

Hal ini akan menghasilkan garis dengan benang ganda dimana akan diakhiri jahitan. Tusukkan jarum sekali lagi pada tusuk terakhir ini, kemudian buat lingkaran pada bagian bawah tusuk pertama dan buatlah lingkaran untuk membuat simpul kemudian tarik dengan kuat.

4. Tarik kelebihan benang

Potong benang yang tersisa supaya terlihat rapi. Jika kamu menjahit dua lapisan kain flanel,kamu bisa menusukkan benang ke dalam di antara dua kain dan keluar melalui bagian depan sekitar 2,5 cm dari tepi. Selanjutnya potong benang mepet dengan kain. Tarik benang ke dalam dan sembunyikan supaya tidak terlihat.

5. Tambahkan variasi

Sekarang kamu sudah bisa menjahit tusuk feston sampai selesai. Tusuk feston ini bisa digunakan untuk menjahit satu lapis kain atau dua lapis kain.

Kamu bisa menambah variasi jahitan feston dengan gaya kamu sendiri. Tusuk feston mungkin bisa divariasikan sebagai berikut :

  • Memiringkan jahitan ke kanan dan ke kiri secara bergantian
  • Buat dua atau tiga tusuk, kemudia beri jarak secara bergantian dan ulangi secara teratur
  • Menjahit baris kedua di atas baris pertama dengan menggunakan benang yang beda warna untuk menambah hiasan pada jahitan

Tips Menjahit Kain Flanel dengan Tusuk Feston

  1. Gunakan benang yang tebal karena biasanya tusuk feston dipakai sekaligus untuk membuat hiasan pada kerajinan tangan atau kain yang dijahitnya
  2. Ketika menjahit tusuk feston pada sekeliling tepi bantal atau selimut, diusahakan untuk menjaga jarak antar tusuk supaya terlihat lebih rapi dan menarik
  3. Tusuk feston seperti ini bisa kamu ajarkan kepada anak-anak karena terbilang mudah dan menarik untuk media belajar menjahit dasar.

 

 

Loading...
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here