Home Kesehatan Kenali 9 Gelaja Usus Buntu dan Penyebabnya

Kenali 9 Gelaja Usus Buntu dan Penyebabnya

316
0
SHARE

Gejala Usus Buntu – Usus buntu merupakan gangguan yang terjadi bapada bagian usus buntu atau sering disebut dengan istilah apendiks. Gangguan ini ditandai dengan pembengkakan pada bagian usus buntu, yang diakibatkan pola makan yang tidak teratur atau tidak baik.

Kenapa? Karena usus merupakan bagian dari organ sistem pencernaan yang berfungsi mencerna makanan, khususnya menyerap sari makanan yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. dengan demikian, jika pola makan tidak diatur dengan baik, maka secara otomatis akan terjadi masalah pada organ sistem pencernaan termasuk usus.

Penyakit usus buntu jelas termasuk penyakit yang berbahaya. Terlebih, jika penyakit ini didiamkan, jelas tentunya akan berakibat fatal, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Tidak sedikit masyarakat yang menderita usus buntu namun tidak menyadari bahwa penyakit ini sudah mulai merusak tubuhnya. Hal ini dikarenakan, berbagai penyakit bisa terjadi pada perut. Lebih dari itu, gejala dari usus buntu memiliki gejala dengan penyakit lainnya yang dianggap ringan, sehingga acap kali penyakit ini ketauan setelah sudah menjalar.

Namun hakikinya, penyakit biasa jelas tidak akan memiliki gejala yang sedikit. Penyakit berbahaya bisa menimbulkan beberapa gejala secara bersamaan yang bisa kamu kenali. Nah, dari pada bingung, kenali 9 gejala usus buntu berikut ini, agar kamu bisa wanti-wanti.

1. Demam

Gelaja pertama pada usus buntu biasanya ditandai dengan timbulnya demam. Gelaja usus buntu berupa demam, jelas berbeda dengan demam pada umumnya.

Demam yang diakibatkan oleh usus buntu acap kali memiliki temperatur suhu tubuh yang tinggi, dan biasanya lebih lama proses sembuhnya. Dengan demikian, jika kamu mengalami hal ini, maka segera cek ke dokter, dan pastikan bahwa demam yang kamu alami memang sekedar demam biasa.

2. Hilangnya Nafsu Makan

Hilangnya nafsu makan bisa menjadi gejala kedua dari penyakit usus buntu. Biasanya, nafsu makan akan sangat berkurang dalam kurun waktu yang cukup lama.

Bahkan ketika disugukan makanan kesukaanmu, kamu bisa menolak dengan tegasnya. Wah, jika sudah begini, mending langsung segera cek ke dokter saja. Terlebih, jika hilangnya nafsu makan kamu disertasi dengan mual bahkan hingga muntah-muntah.

3. Perut Kembung

Jika kamu merasa perut kamu kembung, dan kamu sudah melakukan banyak cara untuk menghilangkan ketidaknyamanan dalam perut kembung kamu sedang hasilnya selalu nihil, maka mending segera cek ke dokter saja. Mengapa? Karena perut kembung berkelanjutan ternyata merupakan gejala lain dari usus buntu.

4. Sulit Buang Gas

Tanda lain yang menandakan bahwa usus buntu mulai menyerang organ pencernaan kamu, adalah ketika kamu mulai kesulitan buang gas.

Hal ini dikarenakan usus buntu bisa diakibatkan oleh tinja, atau kerasnya feses hingga membuat buang gas menjadi terasa sulit. Itu sebabnya, jika sudah merasa sering kesulitan buang gas disertai feses yang keras, maka segera cek ke dokter untuk memastikan bahwa tidak ada hal yang tidak diinginkan terjadi.

5. Diare

Selain sulit buang gas, usus buntu juga bisa ditandai dengan diare yang berlebihan. Dengan kata lain, diare yang disebabkan oleh usus buntu biasanya lebih lama dari diare biasanya. Dengan demikian, jika kamu sudah mencoba mengobati diare kamu dengan berbagai cara, namun diare tetap saja menggangu aktifitas kamu, mending cek lebih lanjut lagi untuk memastikan bahwa usus buntu tidak melanda kamu.

6. Sering Sakit Pada Bagian Perut Kanan Bawah

Gejala lain yang mudah dikenali dari penyakit usus buntu, adalah ketika kamu sering merasakan sakit pada bagian perut kanan bawah kamu. Ingat, jangan sepelekan hal ini.

Apalagi jika rasa sakit tersebut terasa menyiksa dan sering terjadi. Segeralah periksa ke dokter, agar sakit kamu segera hilang, dan tentunya, jangan lupa pastikan bahwa rasa sakit kamu tersebut bukanlah dikarenakan oleh penyakit usus buntu.

7. Sembelit

Sembelit juga menjadi tanda lain dari sembelit. Namun, sama halnya dengan gejala lainnya, untuk penyakit usus buntu, sembelit biasanya terjadi dalam waktu yang lebih lama. Oleh karena itu, jika sembelitmu tak kunjung sembuh, maka segeralah cek ke dokter dan pastikan bahwa tidak ada penyakit apapun yang menyebabkan sembelitmu sulit diatasi.

8. Sering Mual

Mual memang bisa terjadi akibat beberapa hal. Bahkan masuk angin saja jelas bisa mengakibatkan mual. Namun, mual yang diakibatkan oleh usus buntu biasanya diiringi dengan rasa sakit pada bagian perut kanan bawah.

Dengan demikian, jika ini terjadi kepadamu, mending segera periksa ke dokter secepatnya. Terlebih, jika mual tersebut sering terjadi hingga membuatmu kesal karenanya.

9. Sering Muntah-Muntah

Ternyata usus buntu tidak hanya ditandai dengan sering mual yang disertai rasa sakit pada bagian perut kanan bawah. Lebih dari itu, usus buntu juga bahkan bisa mengakibatkan rasa mual tersebut disertai muntah-muntah.

Bahkan, gejala usus buntu juga bisa membuat muntah-muntah terjadi terus menerus hingga cairan tubuh kamu banyak berkurang karenanya. Hal ini tentu saja akan membuat kamu jadi lemas karenanya. Oleh karena itu, jika kamu mengalami hal ini, segeralah memerika kesehatan kamu ke dokter.

Namun, untuk anak-anak, selain bisa mengalami 9 gejala diatas, biasanya juga terjadi gejala lainnya seperti demam yang disertai nyeri, hingga pusar juga terlihat berpindah pada bagian usus buntu.

Selain itu, untuk wanita yang sedang hamil, selain mengalami 9 gejala diatas, jika wanita hamil mengalami penyakit usus buntu, biasanya bisa terjadi kontraksi pada rahim. Lebih dari itu, bahkan pada wanita hamil, usus buntu juga bisa membuat penderitanya kesulitan buang air kecil karena merasakan kesakitan yang luar biasa.

Rasa sakit pada bagian perut juga tidak hanya dialami pada bagian perut bawah saja, bagian perut atas juga akan terasa sakit jika terjadi pada wanita hamil.

Untuk wanita hamil, jelas penyakit usus buntu ini akan lebih mengakibatkan resiko yang lebih besar dari biasanya. Oleh karena itu, untuk wanita hamil, sangat dianjurkan untuk lebih sering mengecek ke dokter saat gejala tersebut mulai dirasakan. Jangan tunggu saat gejala tersebut berangsur lama hingga usus buntu membahayakan janin kamu.

Terkadang, rasa sakit pada bagian perut tidak dirasakan begitu saja. Rasa sakit tersebut bisa juga dirasakan jika disentuh meski hanya sentuhan biasa saja. Namun, jika usus buntu sudah menjalar, umumnya rasa sakit akan sangat terasa meski tidak disentuh sekalipun.

Jika dibaca, uraian gelaja penyakit usus buntu diatas, memang terkesan biasa saja. Itulah sebabnya, gejala usus buntu ini acap kali tidak dikenali bahkan oleh penderitanya sendiri.

Tidak sedikit penderita penyakit usus buntu merasa bahwa rasa mual atau muntah-muntahnya adalah karena masuk angin saja, ataupun karena maag. Padahal, penyakit apapun itu, jelas muntah-muntah tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kamu wajib segera cek ke dokter, agar bisa memastikan bahwa memang tidak ada hal yang perlu di khawatirkan.

5 Penyebab Usus Buntu

Usus buntu umumnya memang disebabkan oleh faktor makanan. Namun, usus buntu juga jelas memiliki penyebab lain yang perlu kamu pelajari, untuk pencegahan. Nah, berikut 5 penyebab usus buntu:

1. Tinja yang Mengeras 

Tinja merupakan istilah yang sering diberikan pada feses yang keras hingga mengakibatkan sulitnya buang air besar. Kesulitan buang air besar yang diakibatkan oleh fases yang mengeras tersebut, membuat bagian usus buntu mengalami infeksi dan pembengkakan, hingga timbullan penyakit usus buntu.

Namun, ini bisa kamu cegah dengan rutin mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung serat makanan. Seperti sering mengkonsumsi sayuran, buah-buahan, dan makanan yang banyak mengandung serat lainnya. dengan demikian, sistem pencernaan kamu akan lancar, dan fasespun tidak akan mengeras, hingga mudah dikeluarkan melalui anus.

2. Pembesaran Jaringan Limfoid

Penyebab umum lainnya dari usus buntu adalah akibat pembesaran pada jaringan limfoid. Pembesaran yang terjadi pada jaringan limfoid ini pada akhirnya menyebabkan infeksi dan pembengkakan pada usus buntu.

3. Trauma Tumpul

Trauma benda tumpul juga bisa menyebabkan usus buntu. Biasanya, ini terjadi akibat tanpa kamu sadari, bagian perut kanan bawah dimana usus buntu berada, mengalami benturan luar biasa hingga mengakibatkan infeksi dan pembengkakan. Oleh karena itu, kamu perlu menjaga dengan baik badan kamu, terutama pada bagian usus buntu kamu, agar penyakit usus buntu ini bisa kamu cegah.

4. Benda Asing

Sembarangan memakan makanan hingga tiba-tiba ada benda asing masuk dalam organ tubuh kamu ternyata juga bisa menjadi penyebab dari usus buntu.

Oleh karena itu, kamu wajib memastikan bahwa makanan yang akan kamu makan tidak hanya enak, tetapi juga steril. Kamu mungkin tidak menyadari bahwa bisa saja ada kerikil, atau benda asing lainnya yang berasal dari makanan kamu, tetiba masuk dalam organ pencernaan kamu.

Benda asing yang kamu makan tanpa kamu sadari tersebut, juga akan masuk ke dalam kerongkongan kamu, kemudian masuk ke lambung kamu hingga masuk pula pada usus buntu kamu. Benda asing tersebut biasanya menempel pada dinding usus, hingga terjadi infeksi dan pembengkakan.

5. Cacing

Selain diakibatkan oleh tinja, trauma tumpul, pembesaran jaringan limfoid, dan masuknya benda asing, usus buntu juga bisa diakibatkan oleh cacing dalam tubuh kamu. Alasannya juga sama, yakni akibat faktor makanan yang ternyata mengandung bakteri dan kuman.

Dengan demikian, penyebab usus buntu ini bisa dicegah dengan tidak sembarangan mengkonsumsi makanan. Pastikan kamu selalu selektif memilih makanan, dan jangan hanya memprioritaskan rasanya saja.

Dari uraian diatas, bisa disimpulkan bahwa usus buntu umumnya diakibatkan oleh makanan. Bisa saja kamu jarang mengkonsumsi makanan yang berserat, ataupun karena kamu sembarangan memakan makanan. Dengan demikian, kamu perlu menyeimbangkan antara makanan biasa dengan makanan berserat. Dengan menyeimbangkan pola makan, maka organ sistem pencernaan kamu akan bekerja dengan baik sesuai dengan fungsinya.

Selain itu, kamu juga perlu selektif memilih makanan. Jangan sampai, kamu sembarangan memilih makanan, yang ternyata ada benda aisng didalamnya, ataupun mengandung bakteri dan kuman.

Untuk selektif memilih makanan, kamu bisa memperhatikan tanggal kadaluarsa dari makanan yang akan kamu santap. Kamu juga perlu memperhatikan komposisi yang terkandung pada makanan tersebut, sebelum memutuskan untuk menyantapnya. Jangan tergoda hanya karena rasa dari makanan tersebut menggugah seleramu saja.

Kamu perlu lebih memprioritaskan kesehatan kamu karena makanan yang enak justru biasanya lebih banyak mengandung zat yang tidak baik bagi tubuh kamu.

Lebih dari itu, kamu juga tidak boleh menyepelekan penyakit apapun. Karena dari gejala usus buntu diatas, memang bisa disimpulkan bahwa gejala usus buntu memang dianggap ringan, hingga sering diabaikan.

Namun sekali lagi, biasanya gejala usus buntu diatas terjadi secara bersamaan dan berturut-turut. Dengan demikian, jika gejala-gejala tersebut datang dalam waktu yang sama dan sulit diatasi, mungkin saja itu diakibatkan oleh penyakit usus buntu yang tidak kamu sadari. Jadi, jagalah pola makan kamu, perbaiki gaya hidup kamu, dan jangan pernah sepelekan penyakit seringan apapun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here