Home Islami Kisah Nabi Sulaiman dengan Semut, Jin, Ratu Balqis, hingga Wafat

Kisah Nabi Sulaiman dengan Semut, Jin, Ratu Balqis, hingga Wafat

593
0
SHARE

Nabi Sulaiman A.s merupakan putra dari Nabi Daud. Nabi Sulaiman sudah menampakkan kecerdasannya sejak usia 11 tahun. Allah mengangkatnya sebagai rasul dan raja di kerajaan Israil. Kerajaan israil itu sendiri merupakan kerajaan yang istana yang megah. Salah satu kelebihan dari Nabi Sulaiman adalah kemampuannya yang bisa berbicara dengan jin maupun binatang. Beliau memang sangat memahami bahasa binatang. Dengan demikian, singgasananya bahkan dibangun oleh jin, binatang dan manusia.

Nabi Sulaiman merupakan nabi yang sangat baik dan bijaksana. Selain mampu memahami bahasa binatang, Nabi Sulaiman juga berkuasa atas binatang dan jin

Doa Nabi Sulaiman

Suatu ketika burung hu-hud bercerita kepada nabi, bahwa ada kerajaan yang subur nan megah. Sayangnya, pemimpin dari kerajaan tersebut menyembah matahari. Dengan demikian, pengikutnyapun menyembah matahari. Kerajaan tersebut adalah kerajaan saba yang dipimpin oleh ratu Balqis. Dengan demikian, nabi memerintahkan burung hud-hud untuk mengirimkan surat kepada ratu Balqis yang isinya mengajak beliau menyembah Allah.

Nabi juga berdoa nabi sulaiman untuk Ratu Balqis, yakni untuk menundukkan hati Ratu Balqis agar mau menyembah Allah. Dan atas kekuasaan-Nya, dan kekuatan doa dari Nabi Sulaiman, ratu Balqis memeluk agama islam.

Kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Balqis

Ratu Balqis adalah ratu dari kerajaan Saba. Kerajaannya merupakan kerajaan yang subur. Namun sayangnya, baik ratu Balqis maupun pengikutnya, mereka sama-sama menyembah matahari.

Suatu hari Nabi mengundang semua bala tentaranya, jin, manusia dan binatang. Namun anehnya, burung hud-hud tidak hadir pada undangan nabi. Ternyata, burung hud-hud terlambat datang pada undangan nabi, karena mengetahui perkara tentang kerajaan saba yang kaumnya menyembah matahari.

Burung hud-hud menceritakan itu pada nabi sesampainya ia di istana nabi. Mengetahui hal itu dari burung hud-hud, Nabi meminta burung hud-hud untuk menyampaikan surat kepada ratu Balqis,  yang berisi tentang perintah menyembah Allah. Setelah membaca surat itu, Ratu Balqis langsung mendatangi Nabi bersaama bala tentaranya.

Burung hud-hud mengetahui hal tersebut kemudian langsung memberitahu nabi tentang itu. Mendengar itu nabi mengutus bala tentaranya memindahkan kerajaan saba ke kerajaannya. Tujuannya adalah untuk menunjukkan kekuasaan Allah kepada ratu Balqis. Dan benar saja, kerajaan saba berhasil dipindahkan oleh jin iftri, hingga ratu Balqis mengucap sahadat. Sejak saat itu pengikutnyapun memeluk agama islam dan menyembah Allah.

Kisah Nabi Sulaiman dan Jin Ifrit serta Bala Tentaranya

Jin ifrit adalah jin yang melakukan dosa besar kepada Allah. Jin ifrit merupakan golongan setan yang memiliki umur yang panjang. Bahkan umurnya yang panjang membuat jin ifrit bisa hidup hingga hari kiamat. Jin ifrit awalnya tunduk pada Nabi Sulaiman, namun jin ifrit berubah menjadi jahat karena diperintahkan soleh Allah untuk sujud kepada manusia pertama, yakni Nabi Adam A.S.

Jin ifrit merupakan jin yang cerdik. Ia memiliki kelebihan-kelebihan, salah satunya mampu menggerakkan benda dengan sangat cepat dan memindahkannya dengan cepat pula. Kemampuan itu ditunjukkan jin ifrit saat Nabi Sulaiman memerintahkan bala tentaranya untuk memindahkan kerajaan ratu Balqis ke singgasananya.

Hal tersebut Nabi lakukan untuk menunjukkan kekuasaan Allah, kepada ratu Balqis. Saat itu, jin ifrit menyanggupi untuk membantu nabi dalam memindahkan singgasana ratu Balqis ke singgasananya. Dengan demikian, ratu Balqis menyadari kekuasaan Allah dan menyembah Allah.

Kemudian Nabi Sulaiman mengajarkan bahwa jika manusia takut kepada Allah, maka segala hal di dunia juga akan takut pada manusia, apalagi jin dan setan.

Mukjizat Nabi Sulaiman

Semasa hidupnya, Nabi Sulaiman mendapatkan banyak mukjizat dari Allah SWT. Diantaranya seperti:

  1. Nabi Sulaiman mampu berbicara kepada permadaninya
  2. Nabi Sulaiman mampu membuat angin takluk. Contohnya ketika angin membawa kemapun Nabi pergi bersama permadaninya. Angin juga mampu membawa Nabi ketempat yang jauh dalam waktu sekejap
  3. Cincin Nabi yang berasal dari langit
  4. Harta benda yang melimpah
  5. Cairan tembaga yang selalu keluar dan dimanfaatkan untuk membangun gedung serta pembuatan peralatan.
  6. Nabi Sulaiman mengerti bahasa hewan, hingga sanggup memerintahkan bangsa hewan. Nabi Sulaiman sempat memerintahkan bangsa hewan membangun istana, menjadi prajuritnya, memerintahkan burung-burung untuk memayunginya, dll.

Semua mukjizat yang terjadi kepada Nabi Sulaiman ini tentunya menjadi bukti dari kekuasaan Allah SWT.

Cincin Nabi  Sulaiman

Nabi tidak pernah melepaskan cincin miliknya dari jarinya, kalaupun dilepaskan untuk ke toilet, Nabi menitipkan pada orang yang sangat dipercayainya. Cincin itu bertuliskan ismul A’zham  yang berarti nama Allah yang Agung. Suatu hari saat ingin ke toilet, nabi menitipkan cincinya kepada seorang wanita hamba sahaya.

Namun, setan berhasil mengambil cincin itu dari hamba sahaya tersebut dengan menyamar sebagai nabi. Saat nabi keluar dari toilet, ia meminta cincinnya dari si hamba sahaya, namun tidak ada yang mempercayai bahwa ia adalah nabi sulaiman yang sesungguhnya.

Nabi mencari cincinya hingga ke padang pasir. Nabi sering merasa lapar dan haus di perjalanan hingga meminta makanan dan minum pada masyarakat sekitar. Namun tidak ada yang percaya bahwa ia adalah Nabi Sulaiman. Namun suatu ketika nabi pergi ke sebuah pantai, hingga bekerja sama dengan nelayan.

Saat itu, Ashif bin Barkhaya berkata bahwa cincin nabi sebenarnya dicuri oleh setan. Setan mendengar itu, dan langsung kabur. Setan kemudian melemparkan cincinnya ke laut. Cincin nabi Sulaiman dimakan ikan yang ada dilaut tersebut. Allah kemudian memerintahkan nabi mengejar ikan itu. Nabi membedah perut ikan tersebut, dan mengambil cincinya, hingga nabi bisa kembali ke singgasananya.

Makam Nabi Sulaiman

Nabi sulaiman wafat dalam keadaan berdiri disangga tongkatnya. Allah memerintahkan rayap memakan tongkatnya hingga nabi tersungkur ke tanah. Banyak tanda keajaiban saat meninggalnya beliau. Beliau meninggal saat usia 180 tahun. Nabi dimakamkan di Palestina, tepatnya di mesjid Baitul Maqdis. Namun ada juga yang berpendapat nabi dimakamkan di Antab.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here