Home Tips Tips Memilih Makanan yang Sehat Bagi Tubuh Kita dan Keluarga

Tips Memilih Makanan yang Sehat Bagi Tubuh Kita dan Keluarga

490
0
SHARE
Buah kategori makanan sehat

Makanan sehat tentu menjadi solusi atas makin merebaknya konsumsi yang tidak sehat. Bahan makanan dan minuman memang makin beragam dan dengan mudah dapat ditemukan, tetapi belum tentu memenuhi kriteria makanan sehat. Bukan hanya tidak memenuhi kriteria sehat, namun justru membahayakan tubuh. Tentu kita tidak ingin mengonsumsi makanan yang membahayakan tubuh.

Bersebarannya beragam jenis makanan saat ini, agak menyulitkan konsumen untuk membedakan mana makanan sehat dan tidak. Bukan hanya kesulitan, tetapi terkadang menjadi asal pilih sebab kurangnya pengalaman dan pengetahuan.

Berikut adalah beberapa tips sederhana yang dapat dilakukan untuk memilih makanan sehat.

1. Pilih Makanan Segar

Daging Segar juga termasuk makan sehat

Makanan segar adalah makanan dalam keadaan baru dipetik jika sayuran, apabila daging atau ikan baru saja dimatikan (disembelih). Berikut adalah cara untuk menentukan suatu bahan makanan masuk dalam kategori segar.

Sayur Hijau

Sayur hijau yang dikategorikan makanan sehat dan segar memiliki daun yang masih berwarna hijau segar, baunya segar, tidak ada bagian yang busuk.

Buah-buahan

Buah-buahan yang masuk dalam kategori segar memiliki warna segar, tidak ada tanda-tanda tergencet, belum kisut, baunya segar.

Ikan

Ikan dikatakan segar ketika matanya masih terlihat mengkilap, sisiknya berwarna segar tidak buram, baunya amis, namun tidak busuk (saat digoreng lalat tidak datang), dagingnya utuh tidak hancur, rasanya lebih gurih.

Daging (sapi, kambing, kerbau)

Daging sapi/kambing/kerbau masih bisa disebut segar kalau warnanya merah segar, jika ditekan cepat kembali (tidak terlalu lembek), baunya khas dan tidak busuk.

Daging Ayam dan Unggas

Daging ayam dan unggas masuk kategori makanan sehat dan segar jika memiliki warna segar, tidak berbau busuk, dan rasanya enak.

2. Makanan yang Diolah Sendiri

Makanan yang diolah sendiri lebih mudah dipastikan kesehatannya. Kriteria makanan sehat dapat kita terapkan dengan baik jika makanan diolah sendiri, sebab keseluruhan proses kita sendiri yang menanganinya.

3. Lebih Baik Menghindari Makanan Cepat Saji

Makanan Cepat Saji

Makanan cepat saji, umumnya telah disimpan dalam beberapa waktu, sehingga saat disajikan kesegarannya sangat berkurang dan tentu saja mengurangi kesehatannya. Makanan cepat saji bisa dijual di restoran-restoran, namun juga bisa berupa barang-brang instan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar rumah. Makanan cepat saji contohnya seperti mie instan, bubur instan dan sejenisnya. Termasuk pula kategori makanan cepat saji adalah olahan daging, sayur, dan buah yang banyak dijual di supermarket. Jenis makanan ini tidak baik jika terlalu sering dikonsumsi sebab kandungan bahan pengawetnya, meski tidak tinggi jika terjadi penumpukan yang signifikan dalam tubuh tentu akan berbahaya dan tidak bisa dikatakan sebagai makanan sehat.

4. Makan di Warung dan Restoran yang Terpercaya

Makan di warung dan restoran memang mulai menjadi bagian gaya hidup sebagian besar orang, apalagi semakin banyak ibu yang bekerja di luar rumah. Aktivitas ini dapat tetap dilakukan dengan melakukan pemilihan tempat makan yang sehat. Pilihlah warung atau restoran yang menyediakan olahan makanan sehat dan segar, seperti lalapan, ikan, dan sebagainya, bahkan ada warung yang membiarkan ikan hidup dan baru dimatikan setelah ada pesanan. Umumnya warung-warung menyediakan non makanan segar, seperti: bakso, soto, sate, dan sejenisnya yang menggunakan bahan segar yang bagus dan cukup dapat dipertanggngjawabkan pengolahannya.

5. Makanlah Makanan yang Seimbang Kandungan Nutrisi dan Gizinya.

Makanan sehat dengan nutrisi dan gizi seimbang tidak selalu harus mahal, bahkan terkadang tampak sangat sederhana dan dapat dipenuhi setiap orang. Contoh makanan seimbang seperti : nasi, sayur sop, tempe, dan air putih, perlu ditambah dengan buah pepaya.

6. Mencari Makanan Langsung di Pasar

Makanan sehat di pasar

Pergi ke pasar sendiri dan memilih bahan makanan sehat adalah hal yang menyenangkan dan tentunya dapat menjamin kesehatan makanan.

Beberapa tips di atas cukup sederhana dan mudah untuk dilakukan. Tentunya setiap orang dapat menambahkannya sesuai dengan kebiasaan konsumsi makanan sehat masing-masing.

Mengenali Makanan yang Berbahaya Bagi Kesehatan

Cara paling mudah untuk mengenali bahaya suatu makanan yang kita konsumsi adalah dapat dilihat dari berbagai macam sudut. Di antaranya adalah dapat dikenali dar tekstur, warna makanan, kandungan formalin dan boraks, kemasan, bau maupun rasa. Apabila makanan tersebut sudah tidak sama, maka dipastikan telah terkontaminasi patogen sehingga berbahaya bagi tubuh.

Berikut cara mengenali makanan yang berbahaya, di antaranya :

1. Warna Makanan Mencolok dan Menarik

Makanan dengan bentuk warna seperti ini harus kita hindari, karena kemungkinan besar menggunakan pewarna sintesis untuk kain. Cara membuktikan benar tidaknya adalah dengan cara memegangnya. Bilamana kita melihat ternyata warna makanan tersebut tidak langsung hilang, dipastikan makanan itu menggunakan pewarna tekstil. Bahayanya adalah makanan ini dapat menimbulkan kanker.

2. Mengenali Kandungan Boraks

Pedagang bakso tidak sedikit yang memberikan tambahan boraks pada menunya. Cara mengenali bakso yang mengandung boraks yaitu sangat kenyal atau sulit digigit. Bakso yang mengandung boraks dapat memantul seperti bola karet dan sedikit keras. Pengenalan lain bisa pula dilihat dengan cara menggigitnya, apabila bekas gigitan tersebut ternyata dapat mulus kembali dan terbebas dari bekas gigitan, adalah sangat nyata bahwa bakso itu mengandung banyak boraks.

3. Mengenali Penggunaan Formalin

Formalin banyak dimanfaatkan orang dalam produksi tahu. Bahan ini berbahaya karena memicu kanker. Tahu yang mengandung formalin dapat dikenali dari bentuk warnanya yaitu sangat putih, keras, dan tidak lembek.

Formalin pada makanan dapat dihilangkan. Caranya, makanan yang mencurigakan itu harus direndam terlebih dahulu dengan air panas (100 derajat Celsius) selama 40 menit atau dipanaskan dengan oven bersuhu 121 derajat selama 5 menit. Ikan berformalin dapat direndam dengan air cuka 5 persen selama 30 menit atau direndam dengan air garam selama 40 menit untuk ikan asin.

Beberapa Makanan Yang Punya Efek Samping Bagi Tubuh

Buah kategori makanan sehat

Makanan bisa saja berbahaya kalau kita tidak tahu waktu yang tepat untuk memakannya. Salah satunya adalah buah-buahan. Buah-buahan merupakan makanan yang sangat menyehatkan bagi tubuh karena memiliki kandungan gizi yang lengkap, mulai karbohidrat, protein, lemak, vitamin,mineral dan kaya akan serat yang semuanya itu sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Buah-buahan yang tinggi serat dibutuhkan oleh tubuh, karena membantu memperlancar metabolisme tubuh dan membentuk jaringan, serta membantu memperkuat berbagai fungsi organ.

Buah-buahan selain memiliki fungsi yang kompleks bagi tubuh, ternyata tanpa kita sadari sayuran juga memiliki kandungan yang berbahaya bagi tubuh dan mengandung toksin atau racun.

Berikut ini beberapa kandungan bahaya buah-buahan yang jika anda makan dengan aturan yang tidak tepat.

1. Nanas

Nanas merupakan salah satu tanaman buah-buahan yang banyak mengandung kadar vitamin C tinggi. Selain memiliki manfaat, tanaman nanas ternyata juga menimbulkan efek samping yang tentunya berbahaya bagi kesehatan tubuh pengonsumsinya.

Nanas yang dikonsumsi masih dalam keadaan mentah atau masih hijau dapat menyebabkan mual dan keracunan.

Nanas dapat memicu terjadinya reumatik. Hal ini karena nanas terfermentasi pada sistem saluran pencernaan, dan menghasilkan alkohol, sehingga dapat memicu terjadinya rematik gout.

Nanas juga dapat meningkatkan kadar gula darah yang sangat tinggi, sehingga memicu terjangkitnya penyakit diabitus militus. Menimbulkan rasa gatal dan batuk alergi.

Banyak getah pada nanas menyebabkan konsumen dapat terjangkit batuk alergi, namun bisa diatasi dengan merendam dahulu nanas pada air garam sebelum dikonsumsi.

Pada ibu hamil dilarang keras mengonsumsi buah nanas, karena dapat menimbulkan keguguran terutama nanas muda.

2. Apel

Apel merupakan buah yang banyak mengandung vitamin yang tinggi. Namun dibalik itu ternyata buah apel memiliki bahaya bagi kesehatan gigi dan mulut, bila kita mengonsumsinya tidak dengan benar. Hal ini disebabkan buah apel memiliki kandungan asam yang tinggi.

Selain memiliki kandungan asam tinggi, buah apel masih terkontaminasi dengan pestisida yang menempel pada kulit buah. Bila zat yang terkandung dalam pestisida ikut kita konsumsi, maka tidak mustahil pengonsumsi akan menderita penyakit kanker, kerusakan sistem saraf, leukemia, tumor, dan menyebabkan kemunduran IQ pada anak-anak.

3. Mentimun

Banyak kalangan manusia berpikir bahwa mentimun selain menyegarkan tubuh dan menghaluskan kulit bahkan beranggapan mentimun mampu menurunkan darah tinggi adalah salah besar, sebab mentimun ternyata merupakan gudang penyakit. Di antara beberapa penyakit yang ditimbulkan oleh mentimun adalah anemia hemolitik dan trombositopenia serta gagal ginjal.

Mentimun juga berbahaya bagi tubuh setelah 4 jam dikonsumsi, yaitu menyebabkan terjadinya penggumpalan darah pada nadi dan berpotensi menimbulkan stroke. Bagi wanita, buah mentimun memiliki efek berbahaya yaitu menimbulkan kista kanker rahim bila dikonsumsi pada waktu haid (menstruasi), hal ini karena darah haid tersisa pada dinding rahim.

4. Semangka

Buah semangka sangat terkenal memiliki kandungan air yang cukup banyak sehingga baik untuk mengatasi dehidrasi. Akan tetapi, kandungan gula di dalam buah itu cukup tinggi, sehingga sangat tidak disarankan bagi mereka yang memiliki diabetes atau memiliki riwayat keluarga penderita diabetes untuk mengonsumsi buah ini.

Bila terlalu banyak mengonsumsi buah semangka, maka akan menimbulkan bahaya pusing terutama penderita darah rendah. Selain itu apabila semangka dikonsumsi dengan cara dijus dalam keadaan mentah dan dilakukan setiap hari dan berlebihan, maka akan menimbulkan bahayasakit kepala. Hal ini terjadi karena senyawa karotenois yang terdapat dalam buah semangka akan menempel pada sel lemak pada otak.

Buah semangka juga tidak aman dikonsumsi oleh penderita batuk, sebab akan membuat tenggorokan menjadi kering dan serak berkepanjangan.

5. Belimbing

Belimbing merupakan buah-buahan yang kaya vitamin. Terlalu banyak konsumsi buah berbentuk bintang ini akan menimbulkan efek depresi pada sistem saraf pusat. Selain itu, belimbing juga tidak aman dikonsumsi oleh penderita gagal ginjal.

Bila banyak mengonsumsi buah belimbing ini akan menimbulkan keracunan dengan tanda-tanda muntah,perut mual, sulit tidur, dan gangguan kesadaran

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here