Home Kesehatan Inilah 16 Penyebab Rambut Rontok Parah yang Harus Diwaspadai

Inilah 16 Penyebab Rambut Rontok Parah yang Harus Diwaspadai

100
0
SHARE

Ketika rambut rontok saat disisir atau keramas, kamu mungkin menganggap hal ini sebagai hal yang biasa. Namun tahukan kamu jika rambut mengalami rontok 5-100 helai setiap harinya? Hal ini masih wajar karena meski rontok rambut baru akan tumbuh sehingga tidak mengakibatkan kebotakan.

Lain halnya ketika kamu mengalami kerontokan rambut melebihi 100 helai setiap harinya. Tidak perlu dihitung, biasanya hal ini akan terlihat ketika rambut yang rontok  sampai-sampai terlihat seperti segumpal besar rambut.

Maka, hati-hati barangkali kamu sedang mengalami masalah rambut rontok. Masalah rambut rontok bisa terjadi pada pria atau wanita, remaja atau dewasa. Sebab, penyebab kerontokan ini pun bermacam-macam.

Mencermati gejala yang menyertai rambut rontok bisa membantu kamu mengetahui penyebabnya. Dengan demikian, kamu juga akan mudah menemukan pengobatan yang efektif dan tepat. Rambut rontok bisa jadi sesuatu yang wajar, namun ada kasus dimana rambut rontok juga merupakan tanda bahwa seseorang terkena suatu penyakit.

PENYEBAB RAMBUT RONTOK

Sebab akibat adalah sebuah hukum alam yang pasti berlaku, sama halnya dengan rambut rontok yang kamu alami saat ini. Sebelum mengambil tindakan pengobatan baik secara alami atau medis, ada baiknya kamu cari tahu penyebab terjadinya rambut rontok.

Berikut ini ada sekitar 10 sebab rambut rontok dan cara mengobatinya yang semoga dapat membantu masalah yang sedang kamu alami saat ini.

1. Pengaruh Hormon

Hormon dalam tubuh sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh seseorang bahkan terhadap rambut sekalipun. Ketidakseimbangan hormon seperti pada saat hamil, melahirkan atau menopause dapat menyebabkan rambut rontok parah.

2. Stress

Stress bisa terjadi karena berbagai hal seperti masalah yang berat, kecelakaan, trauma, turun atau naiknya berat badan dan lain sebagainya. Ketika seseorang menghadapi kondisi yang membuat stress maka rambut akan mudah rontok disebabkan perubahan siklus yang terjadi pada rambut.

Rambut mengalami tiga fase: pertumbuhan, masa istirahat dan rontok. Ketika stress siklus rambut terganggu sehingga mempercepat kerontokan. Tadanya bisa dilihat dari rambut yang memiliki “kantung” lonjong seperti bohlam. Ini menunjukkan jika rambut telah mengalami fase pertumbuhan dan sekaligus mengindikasikan bahwa siklusnya dipercepat.

3. Keturunan

Penyebab rambut rontok satu ini memang tidak bisa dihindari. Ketika seseorang memiliki garis keturunan keluarga yang memiliki masalah rambut rontok, maka besar kemungkinan ia juga menuruni masalah ini karena adanya turunan gen dari orang tua.

Penipisan rambut karena faktor genetik umumnya muncul di usia 50-60 tahun namun bisa juga muncul lebih awal. Setiap kali mengalami kerontokan idealnya rambut akan tumbuh kembali.

4. Kulit Kepala Yang Tidak Sehat

Kondisi kulit kepala yang tidak sehat dapat menimbulkan radang sehingga rambut menjadi sulit tumbuh.  Gangguan kulit kepala seperti ketombe, kurap/kudis atau psoriasis umumnya menjangkit kulit kepala dan menjadikan kulit kepala tidak sehat. Terlebih jika kulit kepala sampai mengalami luka sehingga memicu kerontokan permanen.

5. Gangguan kelenjar tiroid

Gangguan kelenjar tiroid bisa Hypotiroidisme yaitu kelenjar tiroid tidak memproduksi hormon secara optimal atau hypertiroidisme dimana yang terjad justru sebaliknya. Hypertiroidisme menyebabkan diare, jantung berdebar, gugup, lemah otot, mudah marah, dll.

Gejala hypertiroidisme seperti sembelit, depresi, kenaikan berat badan atau sulit berkonsentrasi. Selain itu kuku, kulit dan rambut akan mudah patah. Kedua gangguan kelenjar tiroid ini dapat menyebabkan masalah rambut rontok.

6. Trichotillomania

Trichotillomania atau dorongan mencabut rambut sering menjadikan penderitanya mencabut rambutnya sendiri baik rambut pada alis atau kepala.

7. Polycystic ovary syndrome (PCOS)

PCOS merupakan gangguan ketidakseimbangan hormon seks pada pria atau wanita. PCOS pada wanita dapat menimbulkan tumbuhnya rambut di area yang tidak semestinya seperti kumis atau jenggot.  Selain bisa menyebabkan kemandulan, PCOS juga dapat merontokkan rambut di kulit kepala.

8. Penyakit Autoimun

Penyakit autoimun seperti Alopecia areata adalah gangguan autoimun dimana kekebalan tubuh menganggap rambut sebagai partikel asing dan balik menyerang folikel rambut. Alopecia areata dapat dialami pria atau wanita.

Alopecia areata dapat menyebabkan kebotakan kecil (pitak) atau kerontokan sebagian pada alis atau bulu kaki. Adapun kebotakan total pada kepala disebut dengan alopecia totalis. Selain Alopecia Areata ada juga penyakit autoimun lain yaitu lupus.

Lupus menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat. Lupus menyebabkan kelelahan, sariawan, sakit kepala, persendiaan membengkak dan terasa sakit. Banyak pengidap lupus yang mengalami kerontokan rambut yang bisa juga diikuti dengan kepitakan atau iritasi memerah pada kulit kepala.

9. Efek Samping Obat

Obat-obatan seperti obat untuk kanker, depresi, methotrexate (untuk rematik), radang sendi, tekanan darah tinggi, ibuprofen , lithium (bipolar disorder), pil KB atau jantung bisa menjadi pemicu terjadinya rambut rontok yang merupakan efek samping dari obat-obatan tersebut.

10. Terlalu Banyak Mengkonsumsi Vitamin A

Meski tubuh membutuhkan vitamin A, namun mengkonsumsinya secara berlebihan akan mengakibatkan berbagai masalah seperti bibir kering dan juga kerontokan rambut.  Oleh karena itu, sebaiknya mengkonsumi vitamin A secara bijak agar tidak mengakibatkan masalah. Angka Kebutuhan Gizi (AKG) harian dari suplemen vitamin A untuk dewasa dan anak di atas usia 4 tahun adalah 2,500 – 10,000 IU.

11. Kurang Protein

Ketika tubuh kekurangan asupan protein maka tubuh akan membatasi penggunaannya termasuk dengan cara menghentikan pertumbuhan rambut. Hal ini bisa terjadi setelah 2-3 bulan setelah asupan protein menurun. Jadi perhatikan asupan protein kamu setiap harinya, jangan sampai tubuh kekurangan protein.

12. Kurang Zat Besi

Dalam folikel rambut terdapat feritin yang merupakan gudang zat besi dalam darah. Feritin memiliki peran penting untuk menumbuhkan rambut, oleh karena itu jika tubuh kekurangan zat besi yang terjadi bukan hanya anemia namun juga masalah rambut rontok.

13. Anemia

Anemia akibat kekurangan zat besi selain menyebabkan lemah tubuh, kelelahan, kulit memucat juga dapat menyebabkan rambut rontok. Wanita usia 20-49 tahun mengalami anemia akibat kekurangan zat besi.  Begitu juga wanita yang memiliki pendarahan menstruasi hebat juga cenderung mengalami anemia.

14. Terapi Radiasi

Terapi radiasi apalagi yang dilakukan di area kepala merupakan penyebab rambut rontok. Kemoterapi sebagai pengobatan kanker juga menjadi sebab rambut rontok.

15. Perawatan dan Penataan Rambut

Pada saat melakukan perawatan dan penataan rambut, banyak produk perawatan rambut yang digunakan. Jika berlebihan maka hal ini dapat menyebabkan rambut rontok. Begitu juga aneka alat yang digunakan seperti catok, blow dryer, hot oil, semir rambut, dll. penyebab rambut rontok pada wanita

16. Faktor Usia

Penyebab rambut rontok satu ini adalah sebuah hukum alam yang tidak bisa dihindari. Sudah sebuah kewajaran manakala rambut rontok di usia senja karena tubuh memang mengalami penurunan fungsi.

Itulah 16 penyebab rambut rontok, dengan mengetahui penyebabnya kamu akan lebih mudah untuk mencari solusinya. Jika tingkat kerontokan sudah parah, ada baiknya segera pergi ke dokter agar kamu bisa mendapat penanganan yang lebih tepat. penyebab rambut rontok pada wanita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here