Home Pengetahuan 3 Masa yang Dilewati Para Penggerak Pramuka beserta Tanda Lahirnya Pramuka

3 Masa yang Dilewati Para Penggerak Pramuka beserta Tanda Lahirnya Pramuka

388
0
SHARE

Pernahkah kamu mengikuti kegiatan kepramukaan? Bagi kamu yang sudah mengikutinya, pasti akan mengetahui segala hal mengenai apa yang dilakukan dalam kegiatan kepramukaan. Apalagi bagi yang sudah menjadi anggota atau bahkan pelatihnya, mereka akan lebih mengetahui mengenai apa saja yang ada dalam pramuka, termasuk sejarahnya.

Taukah kamu, bedanya pramuka dengan Kepramukaan? Mungkin secara kata memang hampir sama, namun keduanya memilki arti yang berbeda. Pramuka merupakan singkatan dari praja muda karana yang dijadikan sebagai panggilan untuk anggota pramuka. Sedangkan kepramukaan merupakan suatu cara untuk melakukan kegiatan teratur dan menarik diluar lingkungan sekolah. Mereka diajarkan bagaimana cara berbaris, menghormat bendera atau bahkan mengibarkan bendera. Meski pada hakikatnya, yang mengibarkan bendera adalah PASKIBRA namun PRAMUKA juga dapat mempelajarinya.

Perlu kamu ketahui, bahwa PRAMUKA memilki pengetahuan yang luas, tidak hanya mengenai baris-berbaris, tali-temali atau pengetahuan lain mengenai kepramukaan. Mereka juga diajarkan mengenai pengetahuan umum, kesehatan, organisasi profesi dan lain-lain. Para anggotanya selalu melakukan kegiatan yang menarik dan juga bermanfaat, seperti bakti sosial, mengatur lalu lintas, camping, pokoknya banyak deh!

Tidak hanya itu, adanya Gerakan Pramuka di Indonesia dapat membentuk kepribadian yang baik bagi setiap anggotanya dengan menjalankan prinsip dasar kepramukaan serta tujuan dari prinsip tersebut. Yaitu untuk menjadi warga negara yang mematuhi pancasila, mematuhi peraturan yang ada, beriman dan juga memilki jiwa patriot yang tinggi. Mereka dididik untuk memilki jiwa kemanusiaan, mencintai sejarah atau menjunjung tinggi nilai-nilai luhur.

Pramuka juga memilki dua kode kehormatan, yaitu Trisatya atau tiga janji dan dhasa dharma Pramuka atau sepuluh moral. Namun untuk Pramuka siaga kode kehormatannya hanya terdiri dari dua janji dan dua moral.
Salah satu isi dari trisatya adalah ‘Menolong sesama hidup, dan mempersiapkan diri serta membangun masyarakat’ yang merupakan poin ketiga trisatya. Selain itu terdapat pada poin I dasa dharma ‘Taqwa Kepada Tuhan yang Maha Esa’. Yang artinya setiap Para anggota maupun pimpinannya juga harus beribadah dan menaati kewajiban dari Tuhan.

Apakah kamu pernah mendengar kata JASMERAH? JASMERAH merupakan singkatan dari ‘Jangan sampai melupakan sejarah’ Ya, JASMERAH inilah yang selalu mereka terapkan untuk menjalankan kewajibannya sebagai anak bangsa. kamu juga perlu tahu bahwa Pramuka menjadikan Tunas Kelapa sebagai lambang Gerakan Pramuka.

Tanda Lahirnya Gerakan Pramuka di Indonesia

Dibalik Kegiatan pramuka yang dilakukan oleh para penggeraknya saat ini, ternyata tidak mudah jika dibandingkan dengan perjuangan para tokohnya untuk menjadikan Organisasi Pramuka sebagai Organisasi Kepanduan di Indonesia. Banyak proses yang harus mereka lewati untuk mendapatkannya. Lahirnya Gerakan Pramuka ditandai dengan:

1. Adanya peristiwa pada tanggal 14 Agustus 1961 yang kemudian disebut dengan Hari Pramuka. Peristiwa tersebut diawali dengan adanya beberapa pelantikan yang diikuti defile Pramuka untuk ke dikenalkan kepada masyarakat. Pelantikan tersebut adalah pelantikan kwarnas, Mapinas, dan kwarnari di Istana negara yang didajuli dengan penganugerahan Panji-Panji Gerkan Pramuka. Sampai saat ini, Hari Pramuka masih tetap diperingati supaya mereka tidak melupakan sejarah pramuka.

2. Adanya pidato presiden/mandataris MPRS pada tanggal 9 Maret 1961 yang dihadiri oleh beberapa tokoh dan perwakilan dari pimpinan organisasi kepanduan atau Kepramukaan. Pada saat itulah dikenal peristiwa yang disebut dengan Hari Tunas Gerakan Pramuka.

3. Bagi para penggerak Pramuka peristiwa tanggal 20 Mei sebagai hari kebangkitan nasional yang dijadikan acuan bagi pendidikan kepanduan mereka terutama dalam memandu.
Gerakan pramuka merupakan satu-satunya organisasi kepanduan yang tugasnya menyelenggarakan pendidikan kepanduan bagi penerus bangsa. Keputusan megenai gerakan pramuka sebagai satu-satunya oraganisasi kepanduan tersebut terdapat pada keputusan Presiden Nomor 238 tanggal 20 Mei 1961. Bersamaan dengan keputusan tersebut, mereka juga memutuskan untuk mengesahkan anggaran dasar gerakan Pramuka.

4. Adanya keputusan dari para wakil organisasi kepanduan untuk mengikuti Gerakan Pramuka. Keputusan tersebut dilakukan pada tanggal 30 Juli 1961 di Istana olahraga Senayan. Dari situlah dikenal Hari Ikrar Gerakan Pramuka.

3 Masa dan Sejarah Pramuka

Kegiatan kepramukaan yang banyak dilakukan oleh anggotanya, tidak semata-mata hanya kegiatan saja. Pramuka juga memilki banyak sejarah yang berpengaruh pada kegiatan pramuka hingga zaman sekarang. Pramuka lahir pada tahun 1961 dengan menggunakan pancasila sebagai dasar pendidikan kepanduannya. Ketetapan tersebut terdapat pada pasal 330 C yang harus dilakukan oleh masyarakatnya.

Presiden merasa bahwa organisasi kepanduan yang ada di Indonesia perlu diperbaharui. Akhirnya Pada tanggal 9 Maret 1961 presiden berkumpul bersama tokoh lainnya. Dia menunujuk beberapa panitia yang perlu diputuskan lagi setelahnya. Panitia yang ditunjuk adalah Sri Sultan Hamengkubuwono IX , menteri tansmigrasi, Menteri P dan K, Menteri pertanian Dr.A. Sehingga, pada tanggal 5 April 1961Presiden RI telah memutuskan susunan Panitia Pembantu Pelaksana Pembentukan Gerakan Pramuka seperti yang sudah disebutkan sebelumnya.

Seperti yang sudah kalian ketahui bahwa panitia dalam suatu acarapun memeliki peran yang besar. Tanpa adanya panitia maka penyelenggaraan suatu acara tidakk akan berjalan dengan baik. Begitupun dengan Panitia Pembentukan Gerakan Pramuka yang mengatur Anggaran dasar gerakan pramuka. Tugas krpanitian tersebut sesuai dengan Keputusan Presiden RI Nomor 238 tanggal 20 Mei 1961.

Kemudian, pada tanggal 11 April 1961 dibentuklah kepnitian tersebut sesuai denagn keputusan Presiden RI Nomor 121 pada tanggal 11 April 1961. Anggota panitia tersebut adalah Achmadi, Hamengkubuwono IX, Dr. A.Azis Shaleh, Muljadi Djojo Martono, dan Prof.Prijono.
Yang perlu kamu ketahui, bahwa Gerakan Kepanduan di Indonesia juga mengalami masa-masa yang cukup sulit demi memperjuangkan tanah airnya. Masa-masa yang mereka lewati adalah sebagai berikut:

1. Masa hindia Belanda

Tahukah kamu bahwa Kepanduan atau kepramukaan tidak hanya menguntungkan bagi anggotanya, tetapi gerakan pramuka tersebut ternyata saling menguntungkan bagi pergerkan nasional yang dibuktikan dengan adanya organisasi hizbul wathan. Sebelumnya nama organisasi hizbul wathan ini diberi nama Padvinder Muhammadiyah. Terdapat banyak organisasi pada massa hindia belanda ini, ?

Organisasi kepanduan atau gerakan prmauka di Indonesia dimulai saat adanya cabang NPO ( Nederlandsche Padvinders Organisatie) pada tahun 1912 saat terjadinya perang dunia I. Setelah itu, NPO berganti nama menjadi NIPV (Nederlands Padvinders Vereeniging) sekitar tahun 1916.

Adanya sejarah menunjukkan bahwa para pemuda di Indonesia memilki peluang yang besar untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia terutama dalam hal pendidikan. Disamping terdapat masalah atau gejala dalam melaksanakan organisasi bhineka, mereka tetap bersatu untuk mencapai tujuan dalam memperjuangkan kepramukaan. Saat adanya organisasi PAPI (Persaudaraan Antara Pandu Indonesia) pada saat itu juga organisasi kepanduan atau kepramukaan di Indonesia mulai bersatu.

PAPI merupakan organisasi yang merupakan federasi dari beberapa oraganisasi seperti INPO, SIAP dan pandu kebangsaan pada tanggal 23 Mei 1928. Namun, sayangnya karena niat adanya fusi federasi ini gagal. Sehingga muncullah organisasi KBI (Kepanduan Bangsa Indonesia) yang diketuai oleh seseorang dari beberapa organisasi seperti INPO,PPS dan lain sebagainya. Padatahun 1938, PAPI berubah menjadi Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan (BPKI). Pada tahun sebelumnya, sekitar tahun 19278-1935 muncul beberapa organisasi dari organisasi kegaamaan seperti IPO (Islamitische Padvinders Organisatie) dan Hizbul wathan. Selain itu pada saat itu muncul juga organisasi yang berbau kebangsaan seperti Kepanduan Rakyat Indonesia (KRI) dan Pandu Kesultanan (PK).

Saat BPKI (Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia) merencanakan untuk merubah Kepanduan di Indonesia supaya lebih bersatu, organsisai kepanduan tersebut mengalamai banyak perubahan dari nama kegiataanya serta saat melaksanakannya. Rencana tersebtu adalah PERKINO (Perkemahan Kepanduan Indonesia Oemoem) tahun 1941 di yogyakarta yang sebelumnya diberi nama “All Indonesian Jamboree”.

2. Adanya Perang Dunia II Mereka Tetap Memandu

Para anggota PRAMUKA memang memilki semangat yang tinggi dalam melaksanakan tugasnya. Apapun rintangan yang mereka hadapi, terik panas matahari, hujan deraspun tidak menjadi masalah bagi mereka. Anggota PRAMUKA pada zaman sekarang juga, sangat semangat untuk menjadi anak bangsa yang membanggakan. Hebat ya?

Para pandu Indonesia memilki jiwa nasionalisme yang kuat. Mereka tetap bersatu meski terjadi banyak rintangan. Pada saat jepang menyerang, mereka tidak berdiri untuk melawan jepang. Namun, Perkemahan Kepanduan Indonesia Oemoem (PERKINO) tetap dilaksanakan untuk tetap menjalanan prisnsip mereka supaya tetap bersatu. Hal ini menjadi penyebab mengapa Jepang tidak mau ada PRAMUKA di Indonesia. Sirik mungkin ya?

3. Pada saat kemerdekaan Indonesia

Setiap anggota maupun orang-orang yang berpengaruh dalam kepanduan mengadakan rapat di Yogyakarta setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Mereka bersepakat untuk membentuk panitia kesatuan Kepanduan Indonesia serta membentuk kongres yang dilaksankan pada tanggal 27-29 Desember 1945. Perkumpulan tersebut didukung oleh bebrapa tokoh dan para pemimpinnya.

Mereka banyak mengalami kesulitan pada setiap masa yang mereka jalani. Namun, hal itu tidak menjadi hal yang sangat menyulitkan bagi mereka. Bayangkan, belanda menyerbu para Pandu Indonesia pada saat mengadakan api unggun di gedung pengangsaan timur tepatnya dijakarta untuk memperingati kemerdekaan Indonesia tahun 1948. Salah seorang dari mereka gugur di medan perang demi memperjuangkan negaranya.

Soeprapto seorang patriot yang selalu memandu dalam melaksankan tugasnya telah meninggal dunia di Belanda sedang para Pandu lainnnya dilarang berdiri. Dia lera mengorabankan dirinya sebagai rasa cinta kepada tanah airnya Indonesia. Sangat mengharukan ya? Dari kejadian tersebut mendorong para Pandu untuk membentuk beberapa organisasi seperti KIM ( Kepanduan Indonesia Muda), PPI (Pandu Puteri Indonesia) dan KPI (Kepanduan Putera Indonesia).

Apa yang sudah para pandu perjuangkan, jauh berbeda dengan apa yang kita lakukan saat ini. Mungkin kita banyak bermalas-malasan, sedang para pejuang telah mengerahkan segala kemampuannya untuk membela tanah air termasuk para pandu Indonesia yang berjuang penuh untukdengan berbagai cara termasuk dengan banyaknya perlawanan dari negara lain. Setelah berakhirnya peperangan yang terjadi, munculah Kongress II tanggal 20-22 Januari 1950.

Kongres ini bertujuan untuk memutuskan suatu perkara yang baru. Sehingga pada tanggal 6 september 1951 dari hasil kongres tersebut diputuskan bahwa organisasi kepanduan di Indonesia bukan satu-satunya lagi organisasi, artinya terdapat organisasi kepanduan lainnya. Kamu perlu tahu, bahwa sebelumnya Indonesia menjadikan organisasi pramuka sebagai satu-satunya wadah kepanduan di Indonesia.

Lahirlah bagian dari kepanduan putera bernama Ipindo tahun 1935. Selain itu terdapat dua organisasi bernama PKPI (Persatuan Kepanduan Puteri Indonesia) dan POPINDO (Persatuan Organisasi Pandu Puteri Indonesia) yang merupakan federasi atau bagian dari organisasi Pandu Puteri. Dan ternyata PKPI dan POPINDO ini pernah menyambut lady baden powel ke Indonesia. Hebat kan?

Kamu pernah mengikuti atau bahkan mengadakan seminar? Mungkin diantara kalian pasti ada yang sudah tahu seperti apa seminar. Ipindo ini juga organisasi yang mengadakan acara seminar seperti seminar tugu. Tujuan dari seminar tersebut tidak lain untuk memberikan semangat bagi PRAMUKA di Indonesia.
Dari situ, gerakan pandu mengalami banyak perubahan. Seperti mengadakan Jambore di ragunan dan di ciputat tahun 1959. Pada tahun yang sama pula Ipindo mengerimkan kontingennya hingga ke jambore di MT.Makling Filipina. Benar-benar membanggakan bukan?

Kesimpulannya, Gerakan kepanduan yang ada di Indonesia memberikan banyak pelajaran bagi anggotanya. Mulai dari sejarah Pramuka yang memilki banyak rintangan didalamnya. Setiap masa mereka lewati dengan semangat yang tinggi demi memperjuangkan tanah airnya dan bagi pendidikan Kepramukaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here