Home Kesehatan 5 Organ Sistem Pencernaan Manusia yang Perlu Kamu Tahu

5 Organ Sistem Pencernaan Manusia yang Perlu Kamu Tahu

337
1
SHARE

Sistem Pencernaan – Manusia memiliki berbagai macam organ tubuh yang satu sama lainnya saling berkaitan. Contohnya seperti ogran percernaan, yang terdiri dari mulu, kerongkongan, lambung, usus dan anus.

Semua organ tersebut membentuk sistem organ dengan yang bekerja sesuai fungsinya. Tentunya, semua organ tersebut memiliki peran penting, yang jika ada kejanggalan pada salah satunya, maka sistem pencernaan tidak akan bekerja dengan baik.

Contohnya seperti sistem pencernaan yang tidak akan lancar jika terjadi masalah dalam usus, ataupun lambung. Dengan kata lain, semua organ tubuh perlu dijaga dengan baik, agar bisa bekerja sesuai fungsinya.

Sistem pencernaan itu sendiri memiliki fungsi yang penting, yakni untuk mencerna setiap makanan yang dimakan oleh manusia. Makanan yang masuk kedalam mulut nantinya akan dicerna oleh lambung dan usus, melalui tenggorokan.

Coba bayangkan ketika kita memakan kacang, yang jika tidak dicerna, tentunya kacang tersebut akan masuk kedalam usus dengan ukuran yang hampir sama. Dan jika demikian, jelas usus akan kesulitan mencerna makanan hingga perut terasa tidak nyaman karenanya.

Dengan demikian, makanan tersebut perlu dihancuekan dari bentuk besar ke bentuk kecil, dan dari yang kasar ke halus. Proses penghancuran tersebut akan dibantu oleh gigi. Kemudian, enzin pencernaan dalam tubuh akan merubah zat kompleks dalam makanan menjadi molekul yang sederhana hingga sari atau vitamin yang terdapat dalam makanan bisa dicerna oleh tubuh.

Setelah mengambil sari makanan yang dibutuhkan oleh tubuh, selanjutnya sistem pencernaan akan membuang sisa makanan atau racun yang tidak dibutuhkan oleh tubuh melalui anus. Itulah sebabnya, jika sering menahan buang air besar, maka perut tidak akan nyaman, bertekstur keras dan bahkan bisa buncit karenanya.

5 Sistem Organ Pencernaan

Proses pencernaan makanan tentu saja tidak akan bekerja dengan baik tanpa organ tubuh manusia yang memang bertugas mencerna makanan tersebut. Berikut organ-organ tubuh manusia yang berfungsi sebagai organ sistem pencernaan:

1. Mulut

Mulut merupakan organ tubuh pertama manusia yang langsung menerima makanan. Setelah masuk kemulut, barulah makanan akan dicerna oleh organ pencernaan lainnya. Namun, mulut jelas tidak bekerja sendiri. Mulut itu sendiri terdiri dari beberapa bagian yang bisa membantu proses penghancuran makanan sebelum masuk ketenggorokan.

Bagian-bagian tersebut adalah gigi, lidah, dan kelenjar ludah. Gigi terdiri dari gigi seri serta gigi geraham. Kedua jenis gigi ini memiliki fungsi yang sama, yakni sebagai penghancur atau penghalus makanan.

Dengan hasil kerja sama dari gigi geraham dan gigi seri, makanan yang kesar akan halus, dan makanan yang besar akan mengecil, hingga dengan mudah masuk pada sistem pencernaan lainnya.

Selain gigi, mulut juga memiliki lidah yang dapat merasakan dari makanan yang kamu makanan. Lebih dari itu, lidaah juga berfungsi mencampur makanan serta membantu agar makanan tersebut dapat tertelan dengan sempurna. Lidah itu sendiri bisa merasakan baik rasa manis, pahit, pedas ataupun asam, karena lidah memiliki reseptor sebagai indera perasa.

Setelah makanan dihaluskan oleh gigi dan dibantu dicampurkan oleh lidah, selanjutnya, mulut juga memiliki kelenjar ludah. Kelenjar ludah ini sangat bermanfaat  dalam membantu proses pelembekkan makanan agar lebih mudah ditelan. Kelenjuar ludah juga mengandung enzim amylase yang berfungsi menguraikan pati dalam makanan dan merubahnya menjadi gula.

2. Kerongkongan

Setelah makanan dicerna dan dihaluskan melalui mulut, kemudian makanan tersbeut akan masuk melalui kerongkongan. Kerongkongan itu sendiri sering disebut dengan istilah esophagus yang merupakan saluran dengaan panjang sekitar 25 cm. Kerongkongan akan membantu menyalurkan makanan kedalam lambut dengan sempurna.

Namun, sebelum masuk ke lambung, makanan yang masuk ke melalui kerongkongan, nantinya akan terjadi gerakan didalamnya, yang melibatkan dinding otot kerongkongan. Gerakan tersebut disebt dengan gerakan peristalic, yakni gerakan yang menghasilkan kontraksi otot dengan dinding tenggorokan.

Kerongkoran manusia itu sendiri terdiri dari beberapa bagian, yakni bagian superior, bagian tengah, serta bagian inferior. Bagian superior merupakan bagian yang sebagian besarnya terdiri dari otot rangka. Adapun bagian tengah, yakni bagian yang terdiri dari campuran otot rangka daan otot polos. Kerongkoran juga memiliki bagian inferior, yang terdiri dari otot polos.

3. Lambung

Seletah masuk ke kerongkongan, nantinya kerongkongan akan masuk daan di cerna dalam lambung. Lambung adalah organ pencernaan yang akan menampung makanan yang sudah dihaluskan melalui mulut yang masuk ke saluran tenggorokan. Nantinya, lambung akan mencerna makanan tersebut dan mengambil nutrisi didalamnya. Lambung itu sendiri terletak diantara sekat rongga badan, dan berbentuk seperti kantung.

4. Usus Halus dan Usus Besar

Setelah masuk kedalam lambung, makanan kemudian akan masuk kedalam usus halus. Usus halus ini berfungsi untuk menyerap sari makanan yang berguna bagi tubuh.

Setelah masuk dalam usus halus, makanan kemudian akan masuk kedalam usus besar yang akan menyerap air dan elektrolit dalam makanan tersebut. Dalam usus besar ini, sisa sari makanan yang tidak diperlukan oleh tubuh, akan dibuang menjadi kotoran.

Usus besar juga terdiri dari beberapa struktur yang sangat berperan penting dalam sistem pencernaan. Diantaranya adalah usus buntu, kolon asedens, kolon transversum, kolon desendens serta rektum. Rektum itu sendiri merupakan tempat dimana feses disimpan, sebelum dikeluarkan melalui anus.

5. Anus

Anus merupakan organ pencernaan yang berfungsi membuang kotoran dari sisa makanan yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Anus memiliki otot polos yang akan mendorong kotoran tersebut keluar dari tubuh manusia.

10 Gangguan Sistem Pencernaan Manusia

Selain perlu mengetahui tentang organ pencernaan manusia dan fungsinya, kita juga perlu mengetahui tentang gangguan sistem pencernaan manusia. Dengan mengetahui gangguan yang terjadi pada organ sistem pencernaan, maka kita juga bisa melakukan pencegahan agar gangguan tersebut tidak mengganggu lancarnya proses pencernaan dalam tubuh manusia. Nah, berikut gangguan umum yang terjadi pada sistem pencernaan manusia:

1. Hepatitis

Hepatitis tentunya bukan lagi penyakit yang asing ditelinga. Ya, hepatitis adalah gangguan yang terjadi padaa bagian hati manusia. Biasanya gangguan tersebut berupa virus ataupun infeksi yang masuk melalui makanan ataupun minuman yang sembarangan. Oleh karena itu, pastikan kamu rutin mengatur pola makan kamu, agar tidak sembarangan mengkonsumi makanan yang justru dapat merusak organ tubuh kamu.

2. Konstupasi

Konstipasi adalah penyakit yang diakibatkan oleh makanan yang kurang berserat. Akibatnya, fases bisa mengeras hingga sulit dikeluarkan. Untuk bisa mengatasi konstupasi, kamu harus sering mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak serat seperti sayuran dan buah-buahan.

3. Diare

Diare tentu saja sudah menjadi bagian dari gangguan pencernaan yang tidak aisng lagi ditelinga. Manusia acap kali menyepelekan diare yang dianggap bukan penyakit yang perlu dikhawatirkan. Padahal diare bisa membuat tubuh terlalu banyak kehilangan cairan, hingga bahkan bisa mengakibatkan kematian jika terus dibiarkan.

Diare itu sendiri merupakan penyakit yang disebabkan oleh gangguan yang terjadi pada dinding usus besar. Diare itu sendiri bisa disebabkan oleh makanan yang mengandung banyak kuman dan bakteri, ataupun makanan pedas. Oleh karena itu, selain perlu selektif memilih makananan, kamu juga wajib agar mengkontrol makanan pedas untuk bisa mencegah timbulnya diare.

4. Apendisitis

Apendisitis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi. Infeksi ini menyebabkan timbulnya peradangan apendiks hingga timbul rasa sakit yang luar biasa.

5. Gastritis

Gastritis merupakan gangguan yang terjadi pada dinding lambung. Gangguan tersebut berupa radang akut yang sangat berbahaya jika tidak sedera ditangani. Penyakit ini biasanya terjadi akibat terlalu sering mengkonsumsi makanan yang asam, hingga kadar asam klorida dalam lambung sangat tinggi.

6. Keracunan

Tidak selektif memilih makanan bisa mengakibatkan terjadinya keracunan hingga menimbulkan penyakit demam bahkan tipus. Dengan demikian, ingatlah bahwa kamu perlu sangat selektif memilih makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh kamu konsumsi.

Karena tanpa kamu sadari, terdapat racun dalam makanan yang sangat berbahaya bagi tubuh. Bahkan, beberapa makanan bisa menjadi racun jika dikonsumsi dengan cara yang salah, ataupun dengan kadar yang berlebihan.

7. Maag

Maag merupakan penyakit pada organ pencernaan yang diakibatkan oleh pola makan yang tidaak teratur. Hal ini menimbulkan gangguan pada lambung yang ditandai dengan kadar asam lambung yang meningkat.

Maag memang tidaak hanya bisa menimbulkan rasa mual ataupun kembung. Lebih dari itu, maag bisa menimbulkan rasa perih luar biasa, apalagi jika maag tersebuh sudah kronis. Dengan demikian, aturlah pola makan kamu. Ingatlah bahwa tubuhmu adalah titipan yang perlu kamu jaga.

8. Tukak Lambung

Selain maag, penyakit organ sistem pencernaan yang juga bisa menyerang lambung, adalah gangguan tukak lambung. Penyakit ini terjadi akibat adanya kerusakan pada selaput lendir. Biasanya, penyakit ini disebabkan oleh tidak terjaganya pola makan, atau sering memakan makanan yang sembarangan.

Akibat dari sembarangan memilih makanan tersebutlah, kuman dan bakteri secara langsung masuk dalam tubuh dan merusak enzim-enzim yang dibutuhkan oleh tubuh. Penyakit tukak lambung juga bisa diakibatkan oleh faktor psikosomatis, yakni rasa takut, cemas, lelah, dan stress yang berlebihan.

Oleh karena itu, kamu juga harus bisa mencegah penyebab ini, dengan lebih mengontrol emosi kamu, agar tidak terlalu terbebani akan masalah yang kamu hadapi. Selain itu, jangan terlalu memporsir diri agar tidak terlalu kelelahan.

9. Ambeyen

Ambeyen merupakan penyakit atau gangguan pada organ pencernaan yang ditandai dengan tidak nyamannya saat kamu duduk. Hal ini dikarenakan terjadi pembengkakan pada pembulus vena disekitar anus. Biasanya, pembengkakan ini terjadi setelah diare yang berlebihan.

Untuk mencegahnya, kamu perlu mengatur pola makan kamu, agar lebih sering mengkonsumsi makanan yang berserat. Selain itu, kurangilah makanan pedas dan selektiflah memilih makanan yang terjaga kebersihannya.

Pada dasarnya, gangguan yang terjadi pada sistem pencernaan sering disebabkan oleh makanan. Hal ini dikarenakan, fungsi dari organ sistem pencernaan itu sendiri adalah mencerna makanan.

Oleh karena itu, kamu perlu sangat selektif memilih makanan. Kamu boleh sesekali memakan junk food, atau jenis makanan lainnya yang sebenarnya tidak memiliki gizi yang banyak bagi tubuh. Namun, pastikan kamu lebih sering mengkonsumsi makanan yang memang bermanfaat bagi kesehatan tubuh kamu. Seperti sayuran dan buah-buahan yang memang akan membantu lancarnya proses pencernaan.

Selain itu, mengatur pola makan juga sangat penting, guna mencegah terjadinya maag. Pastikan kmau tidak terlambat makan, karena secara otomatis asam lambung akan meningkat dalam lambung kamu hingga bisa menimbulkan nyeri yang luar biasa.

Jika kamu membiarkan kondisi tersebut, maka maag kamu akan menjadi maag kronis yang tentunya lebih berbahaya dari maag biasa. Maag kronis bahkan akan cukup sulit disembuhkan jika kamu tidak belajar mengatur pola makan kamu.

Lebih dari itu, maag kronis menimbulkan sakit yang lebih perih lagi dari maag biasa. Bahkan tidak sedikit penderita maag kronis yang untuk duduk saja, ia tidak kuat melakukannya. Mengerikan bukan? Makanya, jaga sistem organ tubuh kamu, khususnya mencaga sistem pencernaan dengan memakan makanan yang bergizi dan berserat.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here